Banyak hal yang membuat kita down, termasuk salah satu hal yang benar-benar mengecewakan seperti naskah yang ditolak oleh redaksi.
Beberapa kali aku membaca keluhan-keluhan calon-calon penulis yang naskahnya ditolak oleh redaksi karena alasan-alasan tertentu, tentunya. Ada yang bahkan sudah kapok untuk kirim ke redaksi/lini itu lagi.
Jujur saja, naskahku juga pernah ditolak. Sebelumnya, Nenek Gaul Super Kepo ditolak oleh penerbit Bentang. Lalu, empat naskahku ditolak oleh Redaksi Pink Berry Club yang akhirnya, tiga darinya aku kirim ke Noura Books dan dua dari tiga naskah yang aku kirim itu ditolak. Tapi, redaksi tidak menolak tanpa alasan, redaksi menolak naskahmu dengan alasan-alasan tertentu yang seharusnya dapat menjadi pelajaran untukmu memperbaiki naskah atau menulis naskah lain, bukan malah menjadikanmu pesimis dan putus asa.
Lalu, apa, sih, yang harus kita lakukan saat naskah kita ditolak ?
1. ROMBAK NASKAH KAMU
Jangan biarkan naskah kamu yang sudah berisi ide itu terbuang seperti sampah tidak berguna begitu saja. Lihat dan jadikan alasan redaksi menolak naskahmu itu sebagai patokan. Misalnya, redaksi menolak karya kamu karena alurnya berantakan, maka, berusahalah untuk memperbaiki alur cerita dalam tulisanmu.
2. KIRIM NASKAHMU LAGI ATAU COBA KIRIM KE PENERBIT LAIN
Ada banyak penerbit di Indonesia, jadi, kamu juga punya banyak pilihan untuk menerbitkan karya kamu. Bukan hanya di penerbit yang itu itu saja. Seperti yang sudah aku katakan tadi, redaksi pasti punya alasan tersendiri ketika menolak naskah kamu. Salah satu alasan redaksi menolak naskahmu adalah karena antrian penerbitan mereka penuh, nah, kalau alasannya seperti itu, cobalah untuk mengirim ke penerbit lain. Tapi, kalau redaksi punya alasan lain seperti masalah alur atau karakter, kamu bisa rombak naskah kamu dan kirim lagi ke redaksi tersebut.
Nah, supaya dapat menghindari penolakan naskah yang bikin nyesek itu, sebaiknya, sebelum kamu mengirim naskah, kamu harus :
Hm... Mungkin itu saja, ya !
Terima kasih sudah membaca, Buddies ! :)
Salam,
Zahra
Nah, supaya dapat menghindari penolakan naskah yang bikin nyesek itu, sebaiknya, sebelum kamu mengirim naskah, kamu harus :
Baca ulang naskah kamu
Sebelum kamu mengirim naskah, pastikan dulu kalau naskahmu itu layak untuk diterbitkan dan tidak ada kesalahan-kesalahan yang tidak kamu inginkan ada di dalam naskahmu. Atau, kamu bisa meminta tolong orang tuamu untuk membaca naskahmu. Kalau aku, sih, minta Ummi untuk baca naskahku dulu, jadi, kalau ada yang salah, beliau bisa memperbaikinya.Berdoa
Jangan asal kirim, ya? Berdoa dulu supaya berkah dan dilancarkan.Hm... Mungkin itu saja, ya !
Terima kasih sudah membaca, Buddies ! :)
Salam,
Zahra
No comments:
Post a Comment