Thursday, 26 November 2015

Hello, im testin blogger app from play store. Lets see how good it is.

Saturday, 21 November 2015

Menulis Hal Yang Kamu Suka

Hallo! Sudah lama gak nulis soal tips menulis apa menulis dan ini menulis dan itu anu anu dan bla bla bla menulis dan anu menulis. Dan sekarang aku pingin mengulas soal cara menghindari bosan dan unmood saat menulis yang sekarang terjadi padaku.

Aku lagi unmood banget buat nulis, tidak didominasi dengan malas karena sibuk atau banyak kerjaan, sih, tapi karena ceritanya genre sedih, bikin ngantuk, gak semangat dan unmood, deh. Dua naskah sebelum naskah ini adalah naskah komedi, dan aku suka.

That means, kenali dulu dirimu sebelum menulis, kira-kira, kamu senang nulis dengan genre apa, ya? Pilih genre yang kamu suka, yang kamu enjoy saat nulisnya.

Tapi, bukan itu saja. Pilih tema yang kamu suka. Kenapa? Karena kalau kamu suka sesuatu, kamu pasti tahu banyak tentang itu. Itu bisa jadi modal untuk tulisanmu, biar tulisanmu berisi, gak banyak hal-hal yang questionable gara-gara kamu gak tahu betul soal itu. Makin bagus lagi kalau ada beberapa hal dari tema itu yang hanya kamu yang tahu (atau kamu tahu sesuatu yang cuma segelintir orang yang tahu tentang itu. Yah, pokoknya begitu, deh.

Selain itu, ketika kamu menulis, kamu juga bisa lebih excited karena membahas tentang hal yang kamu suka. Seperti tips berpidato: angkat tema yang kamu suka.

Sooooo thats all. Aku harap bisa membantu, ya! See you! :)

Zahra

Tuesday, 17 November 2015

Sinopsis or Blurb?

Kamu suka baca menulis? Jangan sampai kamu salah kirim sinopsis, ya! Em...maksudnya, bukan salah kirim sinopsis naskah lain, hihihi... tapi jangan kirim blurb sebagai sinopsis ceritamu. Hoahm... Zahra banyak basa-basi, nih! Hahah! Yaudah, langsung aja, yuk kita cari tahu apa bedanya sinopsis dan blurb. Here it is:

Apa itu sinopsis?

Sinopsis adalah ringkasan keseluruhan cerita, jadi enggak gantung kayak blurb ya. Kalau kamu pikir tulisan yang ada di belakang buku itu sinopsis, kamu salah besar. Sinopsis mewakili keseluruhan cerita, jadi gak gantung kayak tulisan di belakang buku.

Lalu tulisan di belakang buku itu apa, dong?

Itu namanya BLURB! Ya...tanpa perlu dijelaskan, kamu sudah tahu, kan, apa itu blurb, hihihi...

Pengalamanku sendiri, sih, dulu menganggap blurb adalah sinopsis dan sinopsis yang dikirim ke penerbit untuk Nenek Gaul Super Kepo adalah blurb, tapi untungnya, bukunya terbit juga, hihihi...

Dari analisisku, karena sinopsis adalah ringkasan keselurhan cerita, kamu harus buat sinopsis sebelum mulai mengarang cerita, supaya gak bingung dan supaya gak menyimpang ceritanya. For a tips, sebelum mengarang cerita, pastikan ada kerangka dan ide yang matang, step by step konflik juga harus ditulis dan dimatangkan, kenapa? Karena kalau tidak, kamu bisa saja mogok di tengah-tengah gara-gara kehabisan ide, alur berantakan dan akhirnya mulai dari awal, kan sayang?

Tapi, Zah, ada tips yang bilang kalau ada ide, langsung tulis biar gak hilang! Gimana, dong?
Maksudnya, tulis di catatan, tulis rinciannya kalau bisa langsung sinopsis dan kerangkanya. Bukan berarti harus langsung mulai cerita.

For your information, di blog Nunu dan Cecep (salah satu konsultan penulis yang bisa bantu-bantu kamu itu, loh), mereka mengulas tentang hal-hal yang perlu kamu persiapkan sebelum menulis cerita. Bisa dicek disini.

Kirim Naskah FantasTeen

Kalian penggemar buku FantasTeen? Yuk, cek syarat dan ketentuannya berikut ini:

  1. Kirimkan naskah dengan tebal halaman 75-100 kertas A4 spasi 1,5, font bebas (hindari penggunaan jenis font Comic Sans).
    *aku sarankan pakai Calibri, Times New Roman, Cambria, Arial atau Goudy Old Style.
    *kurang dari 75 atau lebih dari 100 boleh, gak? Boleh, kirim aja apa yang ada, jangan dilebih-lebihkan atau dikurang-kurangkan biar gak rusak ceritanya.
  2. Usia untuk penulis Fantasteen adalah 13-18 tahun.
  3. Fantasteen tidak menerima naskah-naskah bertema romance.
  4. Kirimkan naskah yang sudah diketik rapi dan di-print ke alamat redaksi Mizan via pos (Mizan tidak terima naskah via e-mail), dilengkapi dengan:
    1. Sinopsis cerita,
    2. Ucapan terima kasih,
    3. Foto terbaru pengarang, dan
    4. Naskah dalam bentuk digital.
  5. Naskah yang diterbitkan adalah naskah terbaik setelah melalui seleksi dan evaluasi selama maksimal tiga bulan,
  6. Naskah yang dikirimkan tidak bisa dikembalikan, kecuali disertai dengan prangko.
Kirim naskah ke:

Redaksi Mizan
Jl. Cinambo 135 Cisaranten Wetan
Ujung Berung, Bandung 40294
Telp. (022) 7834310 -- Faks. (022) 7834311

Kirim Naskah PBC

Heiyo hai hai! Masih soal pengiriman naskah, aku mau share syarat dan ketentuan kirim naskah ke kakaknya KKPK, nih, yap! Pink Berry Club! Here we go...


  1. Kirimkan naskah dengan tebal halaman 75-100 kertas A4, spasi 1,5, font bebas tapi hindari penggunaan font Comic Sans. *tips: kamu bisa pakai Calibri, Cambria, Times New Roman, Goudy Old Style dan sejenisnya.
    *kurang dari 75 atau lebih dari 100 boleh, gak? Boleh, kirim aja apa yang ada, jangan dilebih-lebihkan atau dikurang-kurangkan biar gak rusak ceritanya.
  2. Pastikan usiamu 13-16 tahun.
  3. PBC tidak menerima naskah-naskah bertema fantasi dan romance.
    *tips: kamu bisa mengangkat tema drama, komedi, adventure, dsb.
    *boleh ada romance-romancenya dikit, gak? boleh, asal dikit-dikit aja, ya? jangan jadikan tema dasarnya.
  4. Kirimkan naskah yang sudah diketik rapi dan di-print, ke alamat redaksi Mizan via pos (Mizan tidak terima naskah via e-mail), dilengkapi dengan:
    • Biodata lengkap (dengan nomor yang bisa dihubungi serta alamat e-mail),
    • Sinopsis cerita,
    • Ucapan terima kasih,
    • Foto terbaru pengarang, dan
    • Naskah dalam bentuk digital.*naskah digital adalah file naskah yang dicopy dalam CD (biasanya aku pakai CD-R, bukan DVD-RW), caranya akan segera aku post.
  5. Naskah yang diterbitkan adalah naskah terbaik setelah melalui seleksi dan evaluasi selama maksimal tiga bulan. Naskah yang tidak layak terbit, akan kita kabari via surat atau telepon.
  6. Naskah yang dikirimkan tidak bisa dikembalikan, kecuali disertai prangko.
Kirim naskah ke:

Redaksi Mizan
Jl. Cinambo 135 Cisaranten Wetan
Ujung Berung, Bandung 40294
Telp. (022) 7834310 -- Faks. (022) 7834311

Kirim Naskah KKPK

Halo! Buat kalian yang pingin jadi penulis KKPK, yuk kirim naskahmu berupa novel, kumpulan cerpen atau komik ke KKPK! Berikut syarat dan ketentuan kirim naskahnya:

Naskah novel dan kumpulan cerpen:
  1. Panjang naskah 40-45 halaman.
  2. Ditulis pada kertas HVS ukuran A4, spasi 1,5, font Times New Roman ukuran 12 pt.
  3. Sertakan biodata penulis, alamat lengkap dan kontak yang bisa dihubungi.
Naskah komik:
  1. Panjang komik 120 halaman.
  2. Ditulis/digambar pada kertas HVS ukuran folio.
  3. Sertakan biodata penulis, alamat lengkap dan kontak yang bisa dihubungi.
Naskah yang dikirim berupa hasil print out dan dikirim melalui pos. Mizan tidak menerima kiriman naskah via e-mail.

Naskah akan dievaluasi maksimal tiga bulan dan setiap naskah yang layak terbit, mohon dilengkapi dengan:
  1. Foto terbaru (berwarna dengan ukuran post card, resolusi minimal 300 dpi).
  2. Nomor rekening.
  3. Ucapan terima kasih.
  4. Pengantar orang tua, dan
  5. NPWP orang tua
Naskah dikirim ke:

Redaksi Mizan
Jl. Cinambo 135 Cisaranten Wetan
Ujung Berung, Bandung 40294
Telp. (022) 7834310 -- Faks. (022) 7834311


Friday, 10 July 2015

Naskahmu Ditolak ?

Banyak hal yang membuat kita down, termasuk salah satu hal yang benar-benar mengecewakan seperti naskah yang ditolak oleh redaksi.

Beberapa kali aku membaca keluhan-keluhan calon-calon penulis yang naskahnya ditolak oleh redaksi karena alasan-alasan tertentu, tentunya. Ada yang bahkan sudah kapok untuk kirim ke redaksi/lini itu lagi.

Jujur saja, naskahku juga pernah ditolak. Sebelumnya, Nenek Gaul Super Kepo ditolak oleh penerbit Bentang. Lalu, empat naskahku ditolak oleh Redaksi Pink Berry Club yang akhirnya, tiga darinya aku kirim ke Noura Books dan dua dari tiga naskah yang aku kirim itu ditolak. Tapi, redaksi tidak menolak tanpa alasan, redaksi menolak naskahmu dengan alasan-alasan tertentu yang seharusnya dapat menjadi pelajaran untukmu memperbaiki naskah atau menulis naskah lain, bukan malah menjadikanmu pesimis dan putus asa.

Lalu, apa, sih, yang harus kita lakukan saat naskah kita ditolak ?

1. ROMBAK NASKAH KAMU

Jangan biarkan naskah kamu yang sudah berisi ide itu terbuang seperti sampah tidak berguna begitu saja. Lihat dan jadikan alasan redaksi menolak naskahmu itu sebagai patokan. Misalnya, redaksi menolak karya kamu karena alurnya berantakan, maka, berusahalah untuk memperbaiki alur cerita dalam tulisanmu. 

2. KIRIM NASKAHMU LAGI ATAU COBA KIRIM KE PENERBIT LAIN

Ada banyak penerbit di Indonesia, jadi, kamu juga punya banyak pilihan untuk menerbitkan karya kamu. Bukan hanya di penerbit yang itu itu saja. Seperti yang sudah aku katakan tadi, redaksi pasti punya alasan tersendiri ketika menolak naskah kamu. Salah satu alasan redaksi menolak naskahmu adalah karena antrian penerbitan mereka penuh, nah, kalau alasannya seperti itu, cobalah untuk mengirim ke penerbit lain. Tapi, kalau redaksi punya alasan lain seperti masalah alur atau karakter, kamu bisa rombak naskah kamu dan kirim lagi ke redaksi tersebut.

Nah, supaya dapat menghindari penolakan naskah yang bikin nyesek itu, sebaiknya, sebelum kamu mengirim naskah, kamu harus :

Baca ulang naskah kamu

Sebelum kamu mengirim naskah, pastikan dulu kalau naskahmu itu layak untuk diterbitkan dan tidak ada kesalahan-kesalahan yang tidak kamu inginkan ada di dalam naskahmu. Atau, kamu bisa meminta tolong orang tuamu untuk membaca naskahmu. Kalau aku, sih, minta Ummi untuk baca naskahku dulu, jadi, kalau ada yang salah, beliau bisa memperbaikinya.

Berdoa

Jangan asal kirim, ya? Berdoa dulu supaya berkah dan dilancarkan.

Hm... Mungkin itu saja, ya !

Terima kasih sudah membaca, Buddies ! :)

Salam,
Zahra

Wednesday, 8 July 2015

A Greeting

Holla ! Long time no post in Blogger. Aku pernah buat blog, tapi gak pernah berhasil with its design. But just now, finally, I CAN DO IT ! Lol. Everything doesn't go instantly. Kita harus menunggu cukup lama sampai bisa melakukan sesuatu. And see, setelah penantian yang cukup lama dan aku diemin Blogger sampai beralih ke Tumblr (check my tumblr, pls), akhirnya, i know how to do it ! So, ladies and gentelmen, welcome to my blog !